Banyak pemimpin hebat tidak jatuh karena kekurangan kompetensi, tetapi karena kehilangan kesadaran diri.
Tidak menyadari bagaimana gaya komunikasi mereka memengaruhi tim.
Tidak peka terhadap bias yang memengaruhi keputusan.
Tidak lagi selaras dengan nilai-nilai yang dulu menjadi sumber semangatnya memimpin.
Di dunia kerja modern, tantangan kepemimpinan bukan sekadar kemampuan mengelola tim, tetapi kemampuan memahami diri sendiri.
Leader Awareness Survey membantu para pemimpin “berkaca” melalui pendekatan asesmen 360°, yang menilai mereka dari berbagai sudut pandang:
1. Leader memilih 10 nilai/perilaku yang menggambarkan dirinya dan harapan terhadap nilai/perilakunya di masa mendatang.
2. Minimal 15 orang yang terdiri dari atasan langsung, peers, dan anggota tim.
1. Menyajikan gambaran menyeluruh mengenai perilaku kerja.
2. Meningkatkan tingkat kesadaran diri (self-awareness).
3. Mendukung pengembangan individu, khususnya bagi para pemimpin maupun calon pemimpin.
4. Menjadi referensi dalam sesi coaching maupun perencanaan pengembangan karier.
1. Pemetaan open area, blind area, dan hidden area.
2. Insight kekuatan dan area pengembangan pemimpin.
3. Dasar perancangan program pengembangan kepemimpinan.
Survei ini membuka perjalanan baru menuju authentic leadership kepemimpinan yang berakar pada kesadaran, nilai, dan integritas.
Contact Us